Sunday, July 8, 2012

Manfaat dan Bahaya Past Life Regression, oleh Adi W Gunawan

Pembaca, dalam artikel sebelumnya saya pernah mengulas mengenai Past Life Regression (PLR) atau Regresi Kehidupan Lampau. Saya kembali menulis mengenai PLR karena baru-baru ini saya mendapat telepon dari seorang kawan yang tinggal di ujung timur Indonesia, Papua. Kawan ini, sebut saja, Rini, bercerita bahwa ia baru menjalani terapi dengan seorang hipnoterapis terkenal di Jakarta dan telah mengalami PLR.

Sampai di sini saya masih tetap asyik mendengarkan kisahnya. Namun, yang membuat saya terhenyak adalah saat ia berkata, “Pak, sekarang saya tahu dulunya saya ini siapa. Waktu saya diregresi ke kehidupan lampau ternyata saya adalah Nyi Roro Kidul, penguasa pantai laut selatan.”


Wah… saya kaget sekali. Ditambah lagi ia berkata bahwa ia sekarang juga tahu siap soulmate-nya. Ternyata soulmate-nya adalah seorang pria, profesinya sebagai guru, yang berusia jauh lebih tua darinya. Dan guru ini sudah menikah. Hati Rini hancur sekali karena tidak bisa merajut kembali hubungan kasih mereka di kehidupan ini. Saat menelepon saya Rini juga melaporkan bahwa kondisi emosinya labil sejak menjalani terapi di Jakarta.

Mind Over Matter

Dr. William A. Tiller telah membuktikan secara ilmiah bahwa Intention bisa mempengaruhi materi. Uji coba yang dilakukannya adalah memberikan Intention pada peralatan electronic yang disebut UED (unimprinted electrical device), membungkus peralatan tersebut dengan alumunium foil, dan kemudian dikirimkan sejarak 2000 mil dengan menggunakan jasa Federal Express menuju lab riset dimana alat tersebut akan diuji coba untuk mempengaruhi keasaman (Ph) air dengan naik atau turun 1 unit.

Lanjut ke link terkait : http://www.spiritofmaat.com/archive/mar2/tiller.htm

Saturday, July 7, 2012

Higgs Bosson

Sudah diketahui bahwa alam ini dibentuk oleh empat buah gaya (force) yaitu :
  1. Gravity - Yang mengikat semua massa di alam ini menjadi satu kesatuan
  2. Electromagnetic - gaya tarik menarik antara partikel yang diberi muatan. Contohnya adalah lsitrik, magnet dan cahaya
  3. The Strong Force - Gaya tarik menarik antara neutron dan proton
  4. Weak Force - Gaya yang menyebabkan Beta decay (konversi dari neutron ke proton, electron dan antineutrino) dan beberapa partikel lainnya
Sampai saat ini para ilmuwan masih bertanya2, bagaimana sebuah materi bisa memiliki massa. 

Professor Peter Ware Higgs kemudian membuat sebuah teori bahwa pada awalnya (tepat setelah bigbang), semua partikel itu tidak memiliki massa. Beberapa nanodetik kemudian, partikel2 itu bisa memiliki massa karena melakukan interaksi dengan sebuah field (ruang) yang disebut Higgs Field. Higgs Field ini berisi quanta yang disebut Higgs Bosson dan quanta ini meliputi semua Higgs Field sampai tidak ada celah apapun yang tersisa. Interaksi Higgs Bosson dengan partikel yang berbeda2 akan menghasilkan massa yang berbeda2 pula. 

Para ilmuwan sepakat dengan teori ini sehingga akhirnya mereka membuat instalasi LHC untuk membuktikan keberadaan Higgs Bosson tersebut.

Setelah Higgs Bosson terbukti, maka quantum physics telah mau selangkah lagi dan setidak2nya telah memiliki bekal pengetahuan bahwa massa sebuah partikel bisa dihilangkan asalkan Higgs Bosson bisa dilepaskan dari partikel itu. Ini akan membawa implikasi yang luar biasa jika sudah masuk ke dalam lingkungan riset, karena nantinya manusia bisa membentuk anti-gravity object yang bisa terbang kemanapun tanpa gangguan gravitasi dan ini bisa menjadi cikal bakal sebuah perjalanan lintas galaksi. 

Video di bawah ini cukup menjelaskan apa yang disebut dengan Higgs Bosson itu. 



Thursday, July 5, 2012

Synesthesia

Synesthesia, adalah sebuah kondisi neurologi dimana sebuah rangsangan pada salah satu indera akan menstimuli indera yang lain.

Contohnya, suara yang masuk pada indera pendengaran akan menstimuli syaraf mata sehingga menghasilkan warna2. 


Jika lain kali jika anda bertemu dengan orang yang bisa melihat suara atau mendengarkan warna, jangan buru2 menuduh orang itu gila. :))

Wednesday, July 4, 2012

Logika

Logika berasal dari kata Yunani kuno λόγος (logos) yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika adalah salah satu cabang filsafat.

Logika adalah sarana yang digunakan untuk menguji sebuah pendapat atau fenomena, dengan melakukan perbandingan terhadap pengetahuan yang ada. Itulah sebabnya operasi dalam komputer disebut logic operation, seperti OR, XOR, AND dan NAND. Empat operation itu adalah fungsi dasar dari semua jenis mikroprocessor yang ada di dunia ini. Otak protozoa yang paling primitif bekerjanya juga hanya dengan membuat perbandingan terhadap data2 yang sudah tersimpan dalam memorinya.



Tuesday, July 3, 2012

Percaya dan Tidak Percaya

Ada postingan di salah satu blog yang menyatakan bahwa "tidak percaya gajah terbang itu ada" adalah berbeda dengan "percaya gajah terbang itu tidak ada". 

Alasannya, yang "tidak percaya gajah terbang itu ada" tidak perlu memberikan sebuah bukti karena yang harus memberikan bukti adalah yang "percaya gajah terbang itu ada". Sebaliknya, yang "percaya gajah terbang itu tidak ada" harus memberikan bukti ketiadaannya misalnya dengan memberikan bukti2 empiris mengapa gajah terbang itu tidak ada.


Walaupun post itu terkesan memberikan penjelasan terhadap kerancuan berpikir orang lain, tetapi dapat kita lihat kerancuan berpikir dari si penulis post itu sendiri.



Sunday, July 1, 2012

Filsafat Metafisika adalah Ilmu Menentang Arus

Filsafat termasuk metafisika, merupakan ilmu yang menentang arus, dalam arti cara kerjanya lumayan berbeda dari cara kerja ilmu pengetahuan lainnya. Filasafat terkadang membuat orang berkerut kening dan bahkan muak lantaran istilah yang aneh-aneh dan untuk memahaminya diperlukan ketekunan filosofis yang memakan waktu tidak cukup berjam-jam, tetapi bertahun-tahun.

Kendati demikian, dengan filsafat (metafisika) orang dapat menunjukkan bahwa manusia tidak hanya sekedar makhluk yang bisa makan, menikmati keenakan dunia dan alam semesta. Filsafat bertugas tidak lain menggemakan kenyataan. Manusia, dengan berfilsafat, menggemakan lagi nada metafisik kenyataan yang sudah pudar oleh hingar-bingarnya perjuangan memenuhi kebutuhan fisik belaka. Filsafat terus dan tak bosan-bosannya menggemakan suara kebenaran dan kebaikan, yang hampir sirna oleh pertarungan kepentingan sesaat dan usaha manipulasi yang sering tak terkendali.