Setelah kita semakin mendekati pohon2 itu, barulah bisa diketahui bahwa itu adalah anak2 musang yang sedang berkejar2an. Kita bisa tahu itu adalah musang karena ada database musang dalam memori kita.
Kalau kita ringkas, ada tahapan awal berupa persepsi, yang disusul dengan pengamatan dan akhirnya sampai pada kesimpulan jika data tersebut sudah ada di memori kita.
Yang menjadi masalah adalah jika persepsi awal sudah keliru, misalnya menduga itu adalah sepeda motor mini, setelah itu ditambah lagi dengan pengambilan kesimpulan yang keliru karena benda tersebut hanya mirip2 dengan yang ada di database memori kita. Misalkan disangka kucing padahal musang.
Kita lihat ini adalah fenomena yang jelas2 bisa diindera tetapi bisa menghasilkan kesimpulan yang salah. Bayangkan jika yang kita lihat itu hanyalah imajinasi yang tidak bisa diindera, anggaplah imajinasi yang muncul pada waktu meditasi atau pada waktu kondisi setengah sadar, kira2 seberapa besar kemungkinan salahnya dibandingkan benarnya?

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.