Monday, March 2, 2015

Tuhan yang mana yang perlu dibela?

Kasih sayang adalah apresiasi tertinggi yang bisa diberikan oleh manusia terhadap makhluk lainnya. Kasih sayang ini bisa diwujudkan dalam bentuk sikap atau materi. Ada milyuner yang menghadiahkan sebuah kapal pesiar mewah kepada kekasihnya sebagai perwujudan kasih sayang. Ada seorang pengemis di sudut kota yang kumuh memberikan hadiah sebungkus mie goreng kepada anaknya sebagai hadiah ulang tahun. Ada pula anak kecil di ujung gang yang mengelus2 kepala kucing sebagai tanda kasihnya.
Carilah segala macam bentuk apresiasi di jagad raya ini, tidak akan ada yang bisa melebihi kasih sayang. Makanya manusia kemudian menyematkan atribut maha pengasih dan penyayang kepada tuhan. Hampir semua agama selalu menyebutkan tuhan sebagai yang maha pengasih dan maha penyayang. Kalimat "basmalah" dalam Islam, "hidup dalam kasih tuhan" di Kristen, "semoga semua mahluk berbahagia" di Buddhism, dan "Jalan Bhakti" dalam Hindu, semuanya merupakan implementasi kasih sayang dalam kehidupan ini.

Wednesday, February 25, 2015

Merahmu, Merahku

Apakah merahmu sama dengan merahku?
Belum tentu sama, karena warna hanyalah ilusi. 
Ada yang menyebut merah sebagai merah.
Padahal yang lain menyebut hijau sebagai merah. 

Itu baru soal warna, apalagi soal kebenaran, agama dan tuhan.
Benarkah tuhanmu sama dengan tuhanku?
Seberapa jauh pengenalan terhadap tuhanmu sehingga mampu membuat komparasi?
Jadi bahaslah kebenaran sebuah warna sebelum membahas ketuhanan.

Friday, February 20, 2015

Mengenal Diri, Mengenal Tuhan

Kenalilah dirimu, maka engkau akan mengenali Tuhanmu, begitu yang disampaikan oleh para alim ulama jaman dulu. Man arafa nafsahu faqad arafa rabbahu.

Apa yang perlu dikenali? Ada banyak hal, mulai dari bentuk fisik, cara bergerak, ekspresi sedih atau gembira, perilaku, pikiran, perkataan dan perbuatan.

Tidak berbeda jauh dengan ajaran Hindu Tri Kaya Parisudha, yaitu Berpikir yang baik dan benar (Manacika), Berkata yang baik dan benar (Wacika) dan Berbuat yang baik dan benar (Kayika).

Tuesday, February 3, 2015

Eksperimen pembuktian OOBE (Out of Body Experiences)

Dr. Charles Tart, Professor Emeritus of Psychology pada University of California membuat eksperimen yang membuktikan bahwa ada subyek yang bisa menebak angka 25132 dengan tepat, sedangkan angka itu dituliskan di ruangan lain.

Atheisme, secara psikologis tidak memungkinkan untuk ada

Itu berdasarkan kesimpulan pada bagaimana cara manusia berpikir. Kesimpulan ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat manusia terlahir sebagai believers, bukan sebagai atheist.
Sejak lahir manusia belum mengenal tuhan. Yang dikenal mereka hanya orang yang mengasuhnya dan mereka percaya pada pengasuhnya itu. Believing. Ini percaya kepada real friends. Nanti dalam perkembangannya akan muncul imaginary friends pada anak2 yang dididik secara relijius.

Friday, January 9, 2015

Untuk apa alam dan manusia ini tercipta?

Ini adalah pertanyaan klasik. Filsuf2 jaman dulu seperti Plato juga sudah mempertanyakannya. Manusia sering berasumsi bahwa semua produk, khususnya produk yang canggih, spektakuler, atau gigantik, selalu dibuat dengan sebuah tujuan.

Cobalah bertanya mengapa ada galaksi, ada planet, ada matahari, ada lautan, ada gunung, dan lain2, pasti anda akan mendapatkan jawaban mengapa entitas2 itu ada.

Jawaban2 itu muncul setelah kita tahu apa manfaat mereka bagi kehidupan kita. Sebuah jawaban yang egosentris. Jika ada manfaatnya bagi kita maka itulah pilihan yang terbaik, sedangkan jika tidak ada manfaatnya bagi kita, mereka itu hanya dianggap sebagai produk sampingan yang mengada dengan sia2.

Tuesday, July 15, 2014

9 Kenyataan Yang Akan Anda hadapi Setelah Mati


Sumber: http://www.the-open-mind.com/9-things-you-realize-after-you-die/

Apa yang tercantum pada link tersebut di atas adalah fiksi. Kisah dari seseorang yang mendapatkan kabar dari saudaranya yang sudah meninggal.

Anda boleh percaya fiksi itu atau tidak, tetapi ada butir2 falsafah hidup yang bisa diambil dari kisah itu, diantaranya adalah:

Apapun yang anda alami dalam kehidupan ini, bukanlah karma atas kehidupan di masa lalu. Coba hilangkan pencarian kambing hitam atas apa yang terjadi dalam hidup anda. Semua yang anda butuhkan sebetulnya sudah tersedia dalam diri anda.